Meski tergolong aktivitas sederhana, mendongengi anak menjelang ia tidur ternyata mengandung banyak manfaat.
Sebelumnya perlu saya jelaskan, saya bukan ahli psikologi anak, melainkan hanya orang yang “mendalami” dan belajar tentang dunia anak. Tulisan ini saya sarikan dari berbagai sumber dan literatur yang saya baca, jadi tidak murni hasil pemikiran saya. Teman-teman pun boleh mengkritisi atau menambahkan hal-hal yang dirasa penting dan perlu.
Oh iya, saya sengaja membagi tulisan ini menjadi dua bagian supaya lebih mudah dibaca karena tidak terlalu panjang.
Lalu, apa saja manfaat dongeng sebelum tidur? Mari kita ikuti pembahasan berikut ini.
1. Merangsang imajinasi & kreativitas
Sebelum tidur, biasanya anak berada dalam kondisi yang sangat rileks dan suasana yang santai. Hal tersebut sangat mendukung anak dalam membayangkan setting cerita pada dongeng yang dibacakan kepada mereka. Anak kemudian membebaskan imajinasinya seluas mungkin sehingga kemampuannya dalam membayangkan sesuatu semakin baik (seperti tokoh fiktif Sherlock Holmes yang memiliki kemampuan imajinasi yang luar biasa).
Sejalan dengan itu, kreativitas anak pun akan berkembang. Dalam dongeng, anak diberi kebebasan dalam membayangkan cerita, tidak harus sama dengan apa yang ditangkap oleh orangtua. Bisa saja setiap anak memiliki hasil tangkap yang berbeda-beda terhadap isi cerita. Selama itu tidak terlalu jauh dari inti cerita, maka masih bisa dimaklumi karena imajinasi anak-anak memang tidak terbatas.
Di sisi lain, imajinasi dan kreativitas orangtua juga bisa meningkat, yakni dengan mengimprovisasi (cara) penyampaian cerita atau dongeng.
2. Mengembangkan kecerdasan berbahasa anak
Anak yang sedang menyimak dongeng secara otomatis juga akan memperhatikan kosa kata dan unsur-unsur bahasa lainnya yang terkandung dalam dongeng tersebut. Dengan demikian, kemampuan berbahasa mereka akan semakin meningkat.
Dampak positif itu akan sangat terasa ketika anak-anak sudah dewasa. Tutur kata mereka akan sangat rapi, logis, dan memikat. Tidak hanya itu, mereka juga akan mampu menuliskan pendapat atau isi pikiran ke dalam tulisan yang teratur dan mudah dipahami.
Kabarnya, Bung Karno sering dibacakan cerita/dongeng oleh ibundanya sewaktu beliau masih kecil. Ketika dewasa, presiden pertama RI itu pun menjadi orator ulung yang memiliki kecerdasan berbahasa yang tinggi.
3. Mengembangkan keterampilan berpikir
Saat sedang dibacakan dongeng, sang anak secara alamiah akan berpikir banyak hal tentang dongeng tersebut, mulai dari alur cerita, nama-nama tokoh yang muncul, masalah pelik yang terjadi, dan solusi yang diambil para tokoh dalam menyelesaikan masalah itu. Hal ini merupakan sarana yang cukup baik bagi anak dalam meningkatkan kemampuan berpikirnya.
Seiring berjalannya waktu, si kecil mungkin akan sering bertanya saat didongengkan bila pikirannya menemukan hal-hal yang agak ganjil dalam dongeng tersebut atau buku anak lainnya. Hal ini merupakan pertanda bahwa pikirannya mulai berkembang.
4. Mengembangkan emosi
Alur cerita pada dongeng biasanya turun-naik. Kadang sang tokoh utama mendapat kemalangan, kadang juga begitu beruntung sehingga bisa menyelesaikan masalah dengan cemerlang. Alur seperti ini dapat mengembangkan emosi anak secara alamiah, seperti empati, rasa prihatin, sedih, bahagia, ceria, peduli, dan lain sebagainya.
Bersambung pada tulisan/postingan berikutnya.
Tags: buku anak, dongeng, manfaat kisah, nina bobo, sebelum tidur




kabarnya pula, ingatan menjelang tidur bisa sampai masuk alam bawah sadar
yang bisa mempengaruhi kehidupan seseorang
wah, ajaib!
nenek saya dulu yang rajin mendongeng menina bobo saya. kalau ibu saya termasuk tidak pandai mendongeng
Bisa izin untuk muat tulisan anda di Majalah Lentera yang saya kelola,,kalo bisa mohon krim konfirmasi ulang dilengkapi bio data,,tulisan yang dimuat dimajalah mendapat imblan yang pantas..trimah kasih
saya dulu sering didongengi… jadilah diri saya yang sekarang suka mendongeng buat adik saya yang bungsu
nanti kalo punya anak, mau aku dongengin pake bahasa inggris ah.
hehehe
@puchsukahujan: Ya, saya juga pernah mendengar itu. Mungkin karena itulah anak yg terbiasa didongengkan menjelang tidur, biasanya pintar-pintar, hehe….
@Jarwadi: Wah…. pasti seneng banget ya didongengkan oleh nenek….
@F. Daus. AR: Silakan, Bos. Dengan senang hati. Asalkan jangan lupa untuk menyertakan sumbernya
@Honeylizious: Wah, mantap!! Jadi kebiasaan baik itu menurun terus, ya. Semoga kelak adik bungsu Anda juga senang mendongeng, hehe…
@Sakura Suri: Nanti kalau anaknya nggak ngerti, gimana dong, hehe….
Yang penting cerita dongengnya yang sesuai usianya ajah hehe…
Tapi sayangnya jaman sekarang jarang ada ibu yang mau dongengin anaknya, atau anaknya nggak mau didongengin. Lebih seneng maen PS ato game online sebelum tidur.
Mendongeng sebelum tidur itu penting untuk pembentukan karakter anak melalui subconcious mind-nya
Menulis cerita dongeng itu menyenangkan dan terasa mudah ketika kita masuk ke dalam cerita, tidak sebagai penulis tapi sebagai anak-anak yang polos dan ingin tahu.. dan Adit, terima kasih banyak yaa untuk pengalamannya..
@Ipras: Betulll….
@[L]ain: Wah, memang ada yg begitu, tuh…. Semoga orangtua yg seperti itu bisa segera sadar, dan semoga anak bisa memahami bahwa mendengarkan dongeng sebelum tidur itu menyenangkan, dan tentunya bermanfaat
@Nandini: Hahaha…. Terima kasih juga, Nan, karena sudah bersedia menerima tawaranku, walaupun tanpa imbalan yg mungkin kurang memadai, hehe….
saya belum pernah deh ngedongengin anakanak, baru akan mulai mendongeng, cuma nak kecilnya belum mau didongengin
ujungujungnya saya deh yang baca bukubuku ceritanya
Sukses, Bro!
@Misstitisari: Lah, kok anak kecilnya nggak mau didongengin, Mbak…. Dipaksa aja, Mbak. Haha….. :p
@revista-shop.com: Semangat juga, Bro!
makasih infonya yaaa…
mari sayang… bunda dongengin, simak ya nak ….