Kuliah dan Kerja

15 May

Dulu pas zaman kuliah, saya banyak melakukan berbagai cara untuk menyemangati diri sendiri. Dengan begitu, saya jadi lebih giat dan rajin kuliah. Harapannya sih agar nilai-nilai saya bagus, jadi nggak perlu mengulang mata kuliah yang sama di semester lain.

Nah, salah satu cara menyemangati diri sendiri itu adalah dengan membayangkan bahwa saya sudah kerja. Tugas-tugas kuliah saya anggap sebagai bagian dari pekerjaan harian yang harus saya selesaikan. Continue reading 

Rekoso

24 Apr

Judul postingan ini menggunakan bahasa Jawa, artinya ‘susah’. Kalau nggak salah sebenarnya tulisannya ‘rekasa’, tapi dibaca ‘rekoso’.

Beberapa hari yang lalu saya mendengar cerita dari kawan saya tentang dua pengusaha lokal. Kini mereka sudah bisa dibilang sukses. Bila mimpi sebagian besar orang adalah memiliki rumah bagus yang nyaman dan mobil mahal, mereka sudah mencapainya. Tapi, dibalik itu semua, ternyata mereka sempat mengalami masa-masa rekoso, yakni ketika memulai usaha. Continue reading 

Kawat Gigi

17 Apr

Saya habis pasang kawat gigi nih. Sekarang penampilan saya udah kayak ABG-ABG gaul gitu, hahaha…. :D

Sebenarnya belum jelas juga apa hubungannya antara kawat gigi dan tingkat kegaulan seseorang. Yang jelas, motivasi saya untuk pasang kawat gigi sih bukan untuk jadi anak gaul, hehe…. Barisan gigi saya di bagian bawah sangat berantakan. Selain mengganggu penampilan, susunan yang nggak rapi itu juga merepotkan. Sering ada makanan yang nyelip ke situ dan cukup susah dibereskan. Continue reading 

Asap Rokok

2 Apr

Beberapa orang cukup sensitif dengan asap rokok, dan saya adalah salah satunya. Sebenarnya sih nggak ada akibat langsung yang saya rasakan saat menghirup asap rokok. Cuma saya merasa nggak nyaman aja. Rasanya alam bawah sadar ini nggak rela kalau ada asap rokok yang masuk ke paru-paru saya.

Saya memang bukan perokok aktif. Dulu pas zaman SMA, saya sempat jadi perokok aktif, tapi nggak sampai satu tahun. Saat itu saya masih labil dan berada dalam tahap mencari jati diri. Saya tidak mendapatkan rasa nikmat dari mengisap batang rokok. Merokok saya jadikan sekadar sebagai sarana pendukung dalam bergaul. Continue reading 

Wisata ke Luar Negeri

27 Mar

Saya amati akhir-akhir ini semakin banyak saja teman-teman saya yang berwisata ke luar negeri. Mereka semua masih muda, bahkan sebagian belum bekerja alias masih menyandang status mahasiswa. Awalnya saya heran, kok bisa ya mereka wisata jauh-jauh begitu. Uang dari mana? Belakangan saya tahu bahwa ternyata total uang yang mereka habiskan tidak terlalu banyak.

Ada banyak cara yang bisa dilakukan. Yang pokok adalah mencari tiket promo. Harganya bisa jauh lebih murah daripada harga normal. Selanjutnya mereka punya trik-trik khusus wisata murah ala backpacker. Continue reading 

Kata ‘Maaf’

11 Mar

Beberapa hari yang lalu saya baca sebuah artikel menarik di koran Kompas. Isinya tentang permintaan maaf. Dari artikel itu saya memahami bahwa kata maaf bisa memiliki dua makna. Pertama, mengakui bahwa kita melakukan kesalahan, dan kedua, upaya untuk memperbaiki hubungan.

Sebagian besar orang di negeri kita mungkin memahami kata maaf dalam makna yang pertama. Karena itulah kata maaf begitu mahal. Pemahaman tersebut selanjutnya membentuk sebuah pola pikir begini: “tentu kita tidak akan mau mengaku salah atas kesalahan yang telah kita lakukan, bukan?” Continue reading 

Kabar

27 Feb

Beberapa hari yang lalu saya dapat kabar yang sangat mengejutkan. Teman saya (sebut saja Aras) sakit lumayan parah. Katanya ada virus yang masuk ke otaknya, lalu membuat ia lupa dengan banyak hal. Yang ia ingat hanya kedua orangtuanya sendiri. Saat kabar itu saya terima, Aras sudah diopname selama sepuluh hari.

Saya cukup kenal dekat dengan Aras. Dulu kita satu tim marching band dan sama-sama pemain trumpet. Tim kami merupakan peserta kompetisi marching tingkat nasional, dan karena itu latihannya lumayan padat dan berat. Setiap hari ketemu, menghabiskan waktu berjam-jam untuk latihan. Continue reading 

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 70 other followers